![]() |
| Mengenakan Toga Saat Menerima Ijazah |
Tidak banyak orang tau bahwa setelah lulus kuliah S-2 di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Kembang, Guru saya berkata, "sanggup nggak untuk lanjut ke S-3?", saya langsung bilang, "sanggup, tapi di Jakarta saja supaya dekat dan bisa cepat selesai". Sekolah dengan biaya sendiri saya anggap sebagai sebuah amanah untuk mengharumkan Surau kami, dan ada semacam quote motivasi yang diajarkan ke kami, yaitu, "BERJUANGLAH SEBAGAI PENGABDI".
Tidak merasa bangga dan jumawa dengan predikat Doktor, justru ini sebuah awal perjalanan hidup dalam mengabdikan diri bagi dunia pendidikan.
Tuhan... Terimakasih atas segala kemudahan yang Engkau berikan kepada saya. Diawal studi saya memiliki target maksimum lima tahun menyelesaikan studi, namun apa daya. 7 tahun lebih akhirnya baru mencapai garis finish itu...
Berjuanglah sebagai pengabdi. Hanya itu yang jadi motivasi diri untuk mengabdi pada Sang Khalik. Hanya segelintir orang yang memahami arti sebuah pengabdian, tapi bagi kami dan keluarga kecil kami, dengan lulusnya saya sebagai seorang doktor, menjadi sebuah kesempatan...dan bukan pembuktian. Bahwasanya, sebagai murid, wajib hukumnya untuk berabdi kepada GURU. Izinkan saya ikut berjuang mengagungkan AsmaNYA, berikan saya kesempatan untuk mengabdi.
Doktor hanyalah sebuah gelar akademis di dunia, yang tentu saja masih banyak kekurangan. Namun, janganlah gelar itu dijadikan cemoohan atau pun hinaan...
Berikhtiar untuk selalu menyertakanMU di setiap langkah saya....
